Blog

SEO Masih Penting Dalam Mendongkrak Pendapatan Online

BI memperkirakan bahwa permintaan untuk mata uang rupiah selama Ramadhan dan Idul Fitri akan mencapai Rp217,1 triliun pada 2019, naik 13,5 persen (yoy) dari 2018, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko menyatakan. Kenaikan ini karena antisipasi permintaan yang lebih besar selama liburan panjang bersama dengan kenaikan gaji dan tunjangan tahunan untuk pegawai negeri dan karyawan sektor swasta.

Permintaan yang kuat untuk mata uang (arus keluar) diharapkan di semua unit kerja tunai, yang dipimpin oleh Jabodetabek, dengan total Rp51,5 triliun, katanya. BI telah mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan penukaran mata uang semata-mata di tempat penukaran uang tunai resmi untuk mengurangi risiko mendapatkan uang kertas palsu dan untuk menjaga kualitas mata uang.

SEO Masih Penting Dalam Mendongkrak Pendapatan Online – Orang-orang juga harus memeriksa keaslian uang kertas rupiah dengan melihat, menyentuh, dan memeriksa tanda air, sambil menjaga kualitas rupiah melalui Lima Larangan Jangan Lipatan, Jangan Rusak, Jangan Stabil, Jangan Runtuh , dan Jangan Melembabkan. Mari temukan jawabannya bersama paket jasa seo premium.

PT Pertamina (Persero) Wilayah Kalimantan Barat dan Tengah meminta orang-orang untuk tidak menyembunyikan kekhawatiran atas penerimaan LPG bersubsidi karena telah meningkatkan pasokan dan stok, terus melampaui persyaratan normal.

“Pada awal Ramadhan, kami telah menambahkan sekitar 150 ribu silinder LPG bersubsidi di 14 kabupaten dan kota di Kalimantan Barat, dan selama minggu ketiga dan keempat sebelum Idul Fitri, 150 ribu silinder, atau sekitar lima persen dari “Permintaan normal diperlukan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” kata Sales Axp Elpiji Pertamina Pontianak, Yodha Galih di Pontianak, Selasa.

Galih menjelaskan bahwa untuk Kota Pontianak, khususnya, telah menyiapkan 21.840 tabung LPG tiga kg bersubsidi pada awal Ramadhan 2019, dan pada minggu ketiga dan keempat, 21 ribu silinder akan disediakan, atau meningkat 3,66 persen.

“Untuk kabupaten dan kota lain, pasokan 150 ribu silinder juga telah meningkat. Di Kalimantan Barat, distribusi LPG bersubsidi mencapai 408 MT per hari (hampir 136 ribu silinder), atau naik sembilan persen, dari distribusi normal 373 MT per hari (125 ribu silinder), “tandasnya.

Galih mengakui bahwa sebagai tindakan pencegahan, stok 60 MT, atau tiga persen peningkatan rata-rata penggunaan harian 58,2 MT, telah disiapkan untuk LPG non-subsidi untuk masyarakat atau pengguna di segmen menengah ke atas dan menengah (Hotel dan Sektor Usaha Restoran dan Kafe).

“Oleh karena itu, kami menyerukan kepada masyarakat untuk melepaskan kekhawatiran karena stok untuk tabung LPG tiga kilogram sudah memadai, dan kami juga telah meningkatkan stok untuk LPG non-subsidi sebagai langkah pencegahan untuk menangani lonjakan permintaan,” dia menjelaskan.

Galih dengan keras membantah laporan sebelumnya tentang defisit LPG bersubsidi di wilayah Mempawah.