Blog

Ketika Pengguna SEO Semakin Banyak Dan Juga Beragam

Perusahaan kereta api milik pemerintah PT Kereta Api Indonesia (KAI) menargetkan untuk mengangkut 53,5 juta ton barang pada tahun 2019 dengan layanan kereta barangnya. Pada tahun 2019, kami diharapkan untuk mengangkut 53,5 juta ton barang, Presiden Direktur KAI Edi Sukmoro mengatakan di sini pada hari Kamis, 10 Januari. Sukmoro menyatakan bahwa target tersebut ditetapkan lebih tinggi daripada pencapaian tahun-tahun sebelumnya di mana perusahaan telah mengangkut 40 juta ton barang. barang pada 2017 dan 45,5 juta ton pada 2018.

Kami berharap kami dapat bekerja secara optimal untuk membantu pemerintah. Transportasi untuk kontainer, batu bara, berbagai komoditas dalam jumlah besar, dan lain-lain yang telah dibuat melalui jalan darat, dapat diangkut menggunakan kereta api barang untuk menghindari kemacetan lalu lintas, katanya. Meskipun kereta barang belum menjadi pilihan utama untuk transportasi logistik di Pulau Jawa, ini telah menjadi pilihan utama di Sumatra.

Ketika Pengguna SEO Semakin Banyak Dan Juga Beragam. Anda cuku memesan jasa SEO murah bergaransi halaman 1 Google. Tidak kurang dan tidak lebih. Ini terutama di Jawa, karena kereta barang tidak menyediakan layanan point-to-point tetapi hanya mengangkut barang dari satu stasiun kereta ke yang lain. Mereka (pengusaha) menginginkan layanan transportasi langsung dari pabrik ke gudang. Itu sebabnya kami ingin menemukan solusi untuk masalah ini, katanya. Peraturan pemerintah tentang Over Dimension Over Loading (ODOL) juga diharapkan mendorong para pelaku bisnis logistik untuk menggunakan kereta barang.

Peraturan tersebut akan mulai berlaku pada 2019 dan ini akan mendorong para pelaku bisnis logistik untuk beralih ke transportasi kereta api, Sukmoro mengungkapkan. Kementerian Perdagangan Indonesia menargetkan untuk mencapai pertumbuhan ekspor 7,5 persen pada 2019, sedikit lebih tinggi dari 7,47 persen yang tercatat selama periode Januari hingga November 2018.

Kami menargetkan 7,5 persen (dari pertumbuhan ekspor). Sudah diputuskan pada pertemuan kami di Kementerian Perdagangan. Kita harus membahas ini lebih lanjut dengan kementerian lain, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan di sini pada hari Kamis. Klik disini untuk paket jasa SEO tahunan kami. Lukita mengatakan target tersebut telah memperhitungkan ekonomi global saat ini yang telah dibayangi oleh perang perdagangan.

Meskipun berdampak tidak langsung pada Indonesia, perang dagang telah mempengaruhi beberapa negara tujuan untuk ekspor Indonesia. Dalam upaya untuk meningkatkan ekspornya, Lukita mengatakan bahwa kementeriannya terus memperluas ekspornya ke pasar non-tradisional, di samping pasar tradisionalnya, seperti Cina, Amerika Serikat, Jepang, Malaysia, Filipina, Korea Selatan, dan Thailand.

Pada 2018, kementerian telah mencatat nilai ekspor yang lebih tinggi ke pasar non-tradisional, seperti Bangladesh, dengan kenaikan 15,9 persen; Turki, 10,4 persen; Myanmar, 17,3 persen; Kanada, sembilan persen; Selandia Baru, 16,8 persen; Polandia, 23,3 persen; dan Nigeria, 17,3 persen. Kami membuka akses yang lebih besar ke pasar ekspor dengan meningkatkan perjanjian perdagangan internasional dan misi perdagangan untuk mendorong ekspor ke pasar non-tradisional, kata menteri.

Kementerian menargetkan untuk menandatangani 12 perjanjian perdagangan pada tahun 2019: Perjanjian Perdagangan Preferensial Indonesia-Mozambik (PTA), PTA Indonesia-Tunisia, Perjanjian Layanan Perdagangan ASEAN (ATISA), dan Protokol 1 untuk Perubahan dari Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif ASEAN Jepang (Investasi dan Layanan Iklan PPC).

Perjanjian lainnya adalah Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (CEPA), PTA Indonesia-Iran, PTA Indonesia-Maroko, CEPA Indonesia-Turki, CEPA Indonesia-Korea, CEPA Indonesia-Uni Eropa, dan RCEP. Stok beras cukup, dan operasi pasar telah efektif, menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Saya hanya ingin memastikan bahwa stok beras memadai, dan operasi pasar berfungsi, katanya ketika mengunjungi gudang Badan Logistik Nasional (Bulog) di Kelapa Gading di Jakarta Utara, di sini, Kamis.